TAUHID, SYIRIK, DAN DEMOKRASI

Tauhid adalah kafir kepada thaghut dan beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kalimat tauhid Laa ilaaha illallah (tiada Ilah selain Allah) bermakna tiada sesuatupun yang diikuti aturannya, dijauhi larangannya, atau diibadati (diabdi/disembah) selain Allah. Tauhid itu tidak sekedar pengakuan di mulut, tapi harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan menegakkan hukum hudud, qishas, dan jizyah sebagai wujud ketaatan kepada Allah, tidak berhakim kepada thaghut, tidak berkasih-sayang dengan orang-orang kafir, tidak menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dan penolong, tidak mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, dan lain-lain. Berikut ini adalah artikel-artikel tentang tauhid, syirik, dan demokrasi. Selamat membaca, terima kasih atas kunjungan anda.

  1. BERHUKUM DENGAN SELAIN HUKUM ALLAH, MAKSIAT ATAU SYIRIK? (HUKUM ALLAH VS HUKUM JAHILIYAH)
  2. EMPAT PULUH CONTOH PERBUATAN SYIRIK
  3. EMPAT SIFAT ORANG-ORANG MUKMIN YANG DISEBUTKAN ALLAH DALAM AL-QUR’AN (TERNYATA DEMOKRASI ITU JALAN ISTIDRAJ MENUJU NERAKA JAHANNAM)
  4. ENAM KEMUSYRIKAN SISTEM DEMOKRASI YANG HARUS DIKETAHUI (DEMOKRASI ITU SUMBER DARI SEGALA SUMBER KEMUSYRIKAN)
  5. ISLAM VS DEMOKRASI (PEMILU = PEMILIHAN TUHAN-TUHAN SELAIN ALLAH)
  6. MENGAPA KEPALA NEGARA DALAM SISTEM DEMOKRASI DISEBUT THAGHUT (BUKAN ULIL AMRI) DAN MEMILIHNYA HUKUMNYA MURTAD?
  7. MURTAD TANPA SADAR KARENA SUMPAH JABATAN (SUMPAH MURTAD PRESIDEN, KEPALA DAERAH, DPR/DPRD, TNI, POLRI, DAN PNS)
  8. NASIONALISME (NATION STATE), PAHAM SYIRIK YANG MEMECAH-BELAH UMAT ISLAM
  9. PANCASILA ADALAH THAGHUT
  10. SEPULUH WUJUD THAGHUT DALAM KEHIDUPAN NYATA YANG WAJIB DIPERANGI
  11. SIAPA SAJA YANG HARUS MENANGGUNG DOSA-DOSA BESAR FARDHU KIFAYAH DI NKRI KARENA MENINGGALKAN PERINTAH-PERINTAH ALLAH INI SELAMA-LAMANYA?
  12. STAY MUSLIM DON’T VOTE (TETAP MUSLIM JANGAN MEMILIH)
  13. TIGA GOLONGAN MANUSIA YANG MATI JAHILIYAH (DALIL-DALIL YANG MEWAJIBKAN KHILAFAH)
  14. TUJUH STATUS BERHUKUM DENGAN SELAIN HUKUM ALLAH 

Orang-orang yang benci kepada hukum Allah biasanya mencela muwahidin dan mujahidin pembela Dienullah dengan menjuluki mereka sebagai khawarij, padahal khawarij itu sejatinya adalah golongan yang memerangi amirul mukminin karena menilainya telah menyimpang dari Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya (ada unsur ghuluw), misalnya Ibnu Muljam yang memerangi Khalifah Ali. Tetapi jika yang diperangi itu adalah amirul musyrikin dan orang-orang yang menghalang-halangi tegaknya hukum Allah, misalnya para penganut ajaran demokrasi, maka itu sudah menjadi kewajiban kaum Muslimin untuk memerangi mereka. Tidak usah takut dengan celaan orang yang suka mencela karena Allah telah melindungi orang-orang mukmin melalui firman-Nya:

Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Mahaluas pemberian-Nya, lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Maidah [5]: 54)

tetap-muslim

.

1bbb0ffa198e667baa0e522091f76bf8

.

ac539eb5e19e0bccff2fcbf5975b9828

.

f5ad7d846148d212c5a56fc4f55f4985

 

DOWNLOAD MATERI TAUHID
.
—Sebarkan dan ajarkan kepada keluarga sebagai amal dakwah tauhid anda—